JAKARTA — Sinyal kerusakan baterai laptop umumnya hadir perlahan sehingga kerap diabaikan pemiliknya. Kualitas daya tampung baterai memang akan terus merosot seiring bertambahnya usia pemakaian perangkat tersebut. Lalu, indikasi apa sajakah yang muncul saat penampung daya laptop mulai bermasalah? Pahami empat gejala berikut supaya Anda bisa lebih berhati-hati.
1. Kemampuan Menyimpan Daya Merosot Tajam
Ciri yang paling gampang dikenali yaitu durasi pemakaian yang berkurang drastis secara mendadak. Contohnya, perangkat yang mulanya dapat digunakan berjam-jam hingga seharian sejak baterai penuh 100 persen, kini cuma sanggup bertahan setengah hari untuk pola kegiatan yang serupa. Penyusutan durasi tersebut dipicu oleh melemahnya sel baterai serta tingkat kesehatan baterai yang merosot secara berkelanjutan.
Pertanda berikutnya yang sering muncul yaitu persentase daya yang turun secara mengejutkan, semisal mendadak terjun dari 70 persen menuju 30 persen, sampai laptop yang mati tiba-tiba kendati angka indikator baterai masih tampak tersedia. Masalah ini paling kentara sewaktu komputer jinjing dipakai menjalankan beban kerja tinggi layaknya merender video ataupun bermain gim berat, mengingat perangkat menyerap limpahan tenaga secara masif. Keadaan semacam ini biasanya dialami baterai yang telah dipakai selama kisaran 3 hingga 4 tahun.
2. Perangkat Cuma Berfungsi Bila Terhubung Pengisi Daya
Apabila mesin laptop langsung mati seketika steker kabel casan dilepaskan, terdapat peluang sangat besar bahwa penampung energi itu telah rusak berat serta mendekati batas akhir umurnya. Tak jarang penunjuk status baterai ikut mengalami gangguan tampilan atau sistem operasi menampilkan notifikasi khusus yang menyatakan baterai sudah mesti diganti baru.
Amati pula durasi pengisian dayanya. Perangkat dalam kondisi prima biasanya hanya membutuhkan durasi pengecasan antara 1,5 hingga 3 jam saja. Akan tetapi, jika durasi mengecas justru berlarut-larut hingga menembus 5 jam maupun lebih, atau status persenan daya terus tertahan padahal sudah lama tercolok, maka kondisi sel baterai sudah menurun amat tajam. Situasi tersebut jika diabaikan bakal menjadikan gawai terus-menerus terikat pada stopkontak dinding sehingga kehilangan sifat portabelnya.
3. Terjadinya Kelainan pada Bentuk Fisik Laptop
Komponen baterai yang mengalami pembengkakan akan mendesak struktur internal di sekitarnya hingga mengubah wujud laptop. Berdasarkan informasi dari Micro Center, area yang amat sering tampak menggembung meliputi papan ketik, bidang trackpad, dan penutup sasis bawah. Baterai kembung umumnya meninggalkan bekas perubahan bodi, seperti laptop yang menjadi goyang ketika diletakkan di meja datar walau bantalan karet penopangnya masih menempel utuh.
Di samping hal itu, tuts keyboard bisa saja sulit ditekan atau malafungsi kendati kotorannya sudah dibersihkan, serta trackpad lambat merespons ketukan jari atau permukaannya mengeras saat dipencet. Gejala fisik lainnya tampak saat layar ditutup, di mana timbul renggang yang cukup lebar antara layar dan keyboard, ataupun panel bodi laptop sama sekali tak mampu terkatup rapat.
4. Temperatur Panas Berlebih Disertai Munculnya Bunyi Asing
Sel baterai yang bermasalah kerap membuat sasis mengeluarkan hawa luar biasa panas, bahkan saat komputer hanya menjalankan komputasi sederhana seperti mengetik naskah, memutar tayangan video, maupun melihat galeri foto. Suhu berlebih ini sanggup timbul beriringan dengan bodi baterai yang membesar, kendati bisa pula terjadi secara terpisah. Para pemilik gawai juga wajib mendengarkan suara janggal yang mendadak terdengar dari bagian dalam sasis, khususnya saat proses pengisian energi berjalan.
Jika cangkang baterai sampai robek atau meletus, senyawa kimia keras di dalamnya dapat merembes, merusak sirkuit elektronik utama, bahkan sanggup memicu cedera bakar parah pada kulit pemakai andai memicu percikan api. Oleh sebab itu, lonjakan suhu abnormal serta kemunculan bunyi aneh tak boleh disepelekan.
Baterai laptop memang memiliki batas usia pakai, namun tanda kerusakannya dapat diidentifikasi sejak awal. Begitu sinyal penurunan performa tersebut terdeteksi, segeralah membawanya menuju tempat servis resmi untuk dilakukan penggantian baterai sebelum mendatangkan dampak malafungsi yang jauh lebih fatal.
(Rahman Asmardika)
