Wild Bunch Productions, sebuah studio yang digawangi para mantan kreator Wild Arms, sempat memperkenalkan Armed Fantasia pada 2022 sebagai suksesor spiritual RPG legendaris itu.
Akan tetapi, sejak kabar perdananya mencuat, pembaruan mengenai perkembangannya tergolong sangat minim. Baru-baru ini, tersiar kabar mengejutkan bahwa proyek Armed Fantasia dipastikan batal diproduksi. Lantas, apa penyebabnya?
Armed Fantasia, Suksesor Wild Arms Resmi Dibatalkan
Berdasarkan dokumen laporan keuangan tahun fiskal 2026 milik Digital Bros, pihak perusahaan membenarkan telah menghentikan dua proyek permainan, yakni Armed Fantasia beserta kelanjutan Battle Island.
Langkah pembatalan tersebut diputuskan usai manajemen berulang kali berupaya menyempurnakan aspek gameplay kedua judul. Kebijakan final ini ditetapkan menyusul evaluasi tahap ketiga sekaligus mengantisipasi pergeseran dinamika pasar game.
Menyandang status penerus spiritual seri klasik Wild Arms, game ini sebenarnya amat dinanti komunitas penggemar lamanya. Kendati demikian, pasca pengenalan awalnya, kabar perkembangannya nyaris tak pernah terdengar kembali ke publik.
Armed Fantasia sebelumnya menggalang dana lewat kampanye Kickstarter bersama proyek Pennyblood yang merupakan penerus Shadow Hearts, hingga berhasil menghimpun 379 juta Yen Jepang atau setara 2 juta Dollar AS.
Akifumi Kaneko selaku konseptor utama beserta jajaran pengembang sampai sekarang belum mengeluarkan klarifikasi terkait pembatalan ini maupun kelanjutan dana Kickstarter. Begitu pula Matsuzo Machida sebagai kreator Pennyblood yang masih belum memberikan keterangan resmi.
Simak terus ragam kabar menarik Gamebrott lainnya seputar Berita serta ulasan lain karya Javier Ferdano. Untuk informasi lebih lanjut dan pertanyaan, Anda dapat menghubungi [email protected]
