Sejak dulu sampai detik ini, beredar rumor tak terhitung jumlahnya yang menyatakan bahwa game Bully ciptaan Rockstar bakal memperoleh versi terbaru, entah berupa Remaster, Remake, atau sekuel. Kendati demikian, hingga kini kabar burung tersebut sama sekali belum bisa dipercaya karena minimnya konfirmasi nyata yang terwujud.
Hingga pada akhirnya, seorang penggemar memutuskan untuk bergerak sendiri mewujudkan Bully Remake dengan memanfaatkan Unreal Engine 5. Penasaran bagaimana hasilnya?
Penggemar Ciptakan Bully Remake Berbasis Unreal Engine 5
Pemilik akun Twitter X bernama @ashen_one belum lama ini mengunggah sebuah klip video berdurasi dua menit. Unggahan tersebut memperlihatkan proyek independen yang sedang ia kerjakan secara solo, yakni pembuatan ulang game Bully Remake.
Langkah itu ia tempuh lantaran sudah sangat jenuh menanti kepastian rilisnya Bully Remaster resmi garapan Rockstar. Menurutnya, bila sang developer enggan memproduksinya, maka komunitas penggemar yang bakal berinisiatif mengerjakannya langsung.
Sang kreator @ashen_one menerangkan bahwa kreasinya ini semacam porting berbasis judul klasik Bully: Scholarship Edition yang kemudian dibangun memakai mesin pengembang Unreal Engine 5.8.
Karya ini berstatus unofficial serta sama sekali bukan ditujukan demi kepentingan komersial, melainkan murni persembahan dari penggemar untuk sesama komunitas. Terungkap pula bahwa proses pengerjaan proyek terbuka ini turut didukung pemanfaatan teknologi AI.
Sewaktu laporan ini disusun (20/10), akun @ashen_one membeberkan hasil pengetesan awal pada komputer Mac, yang mana proyek Bully Remake ini mampu berjalan di kisaran performa 45 FPS pada resolusi 1080p.
Anda dapat menyaksikan progres pengembangannya sejauh ini lewat cuplikan berikut.
i’ve begun porting the original Bully into Unreal Engine if they won’t remaster the games then WE will!!! runs at 1080p/45FPS and on a mac (here’s the entire map) pic.twitter.com/YnOaugbQg4
Merujuk keterangan pada laman GitHub miliknya, pengembangan ini statusnya masih berlangsung dan belum rampung seutuhnya. Meski begitu, para gamer telah diizinkan mencicipi versi build perdana yang disajikan lewat platform GitHub. Pihak pembuat menegaskan mereka tidak berani menjamin karya ini akan rampung sepenuhnya menyajikan seluruh campaign orisinal, begitupun soal kepastian tanggal peluncurannya.
Di samping itu, sang kreator mengingatkan bahwa proyeknya sama sekali tidak mendistribusikan aset orisinal punya Rockstar. Dengan demikian, pemain tetap diwajibkan mengantongi serta membeli salinan game resmi terlebih dahulu.
Peringatan itu diutarakan secara gamblang mengingat Rockstar bersama induknya, Take-Two, terkenal amat agresif mematikan proyek kreasi komunitas yang memakai aset hak cipta tanpa persetujuan resmi.
Demikianlah ulasan terkini seputar penggemar yang membangkitkan Bully Remake bermodalkan Unreal Engine 5. Lantas, bagaimana tanggapan Anda melihat terobosan proyek komunitas ini?
Simak terus rangkuman kabar Gamebrott memikat lainnya seputar Bully atau tulisan menarik berikutnya dari Muhammad Faisal. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].
