Toko aplikasi Android pihak ketiga kini dapat mengajukan permohonan resmi kepada Google untuk mendapatkan izin memasang aplikasi hanya dengan sekali ketuk, melewati layar konfirmasi biasa Android, serta memperbaruinya secara otomatis di latar belakang.
Agar memenuhi syarat, pihak pengelola toko wajib lolos verifikasi identitas dan menyerahkan seluruh katalognya kepada Google, mencakup setiap aplikasi baru serta pembaruan berkala, untuk pemindaian malware yang berkelanjutan. Toko yang telah disetujui akan memperoleh fasilitas ini mulai 1 Desember, namun hanya pada perangkat yang menjalankan sistem operasi Android 17 QPR2 atau versi lebih baru di negara-negara yang didukung, tidak termasuk Amerika Serikat.
Saat ini, pengguna yang mengunduh aplikasi melalui toko pihak ketiga harus terlebih dahulu mengaktifkan izin penginstalan, lalu mengonfirmasi setiap unduhan aplikasi dan setiap pembaruan. Mulai 1 Desember, platform dalam program Registered App Stores milik Google akan mendapatkan izin tersebut secara langsung begitu disetujui, dan seluruh pembaruannya berjalan di latar belakang sesuai konfigurasi pembaruan milik pengguna.
Google pertama kali mengumumkan program tersebut pada bulan Maret, berbarengan dengan berbagai penyesuaian yang diklaim telah menyelesaikan perselisihan hukumnya dengan Epic Games. Partisipasi bersifat sukarela, sehingga platform yang memilih tidak bergabung tetap beroperasi seperti saat ini.
Berdasarkan ketentuan ketat Google, platform tersebut tetap diwajibkan mengantongi izin eksplisit dari pengguna untuk tiap pemasangan dan "must not install apps silently without user consent." File berukuran besar serta proses instalasi latar belakang wajib menampilkan pemberitahuan yang terlihat jelas ketika proses berlangsung.
Apabila sebuah proses instalasi dipicu melalui perangkat lain, toko aplikasi tersebut diharuskan memunculkan notifikasi khusus yang tidak tertutup secara otomatis.
Administrator teknologi informasi perusahaan memiliki hak untuk memblokir pemasangan toko terdaftar pada gawai yang dikelola. Halaman dokumentasi Google tidak menerangkan secara rinci apakah pemblokiran ini juga berdampak pada toko yang sebelumnya sudah terpasang.
Selain kewajiban pemindaian katalog, persyaratan Google menegaskan toko bersangkutan harus mematuhi aturan operasional:
Setiap pengelola toko tetap memegang tanggung jawab penuh serta menanggung konsekuensi hukum atas seluruh isi katalognya. Pihak Google memastikan tidak akan menyortir atau memoderasi konten dalam etalase toko terdaftar.
Apabila lebih dari 1% upaya pemasangan atau lebih dari 2% portofolio aplikasi terbukti membahayakan selama rentang 30 hari, Google akan mengenakan biaya tambahan guna menyaring serta memulihkan keamanan katalog tersebut.
Penyedia platform yang gagal mematuhi persyaratan, termasuk keterlambatan pembayaran biaya, dapat dicabut dari keanggotaan program sampai persoalan terselesaikan. Google bakal memberikan peringatan awal serta kesempatan perbaikan terlebih dahulu.
Dokumentasi program Google tidak memaparkan mekanisme teknis pemindaian aplikasi, durasi pemeriksaan berkas baru, maupun bentuk laporan hasil verifikasi.
Toko terdaftar juga dibekali instrumen Google berupa Android Developer ID API untuk memastikan setiap aplikasi berasal dari pengembang terverifikasi dan aman dipasang. Google mengimbau pengelola membatalkan pemasangan aplikasi yang tidak lulus verifikasi.
Verifikasi pengembang Android merupakan inisiatif terpisah dari Google yang kini memasuki tahap perdana bersama tujuh platform toko. Sejak 30 September, perangkat Android bersertifikasi di Brasil, Indonesia, Singapura, dan Thailand telah memverifikasi asal-usul aplikasi toko tersebut, menurut Google. Google menargetkan perluasan pemeriksaan ke skala global pada 2027.
Ketersediaan fitur berpatokan pada negara domisili pengguna. Perjalanan singkat ke wilayah yang belum didukung tidak mematikan fitur instalasi sekali ketuk maupun pembaruan otomatis.
Android 17 QPR2 merupakan rilis platform kuartalan (QPR). Versi terkininya yang meluncur pada 16 Oktober masih berstatus beta, dan catatan rilis Google belum mencantumkan tanggal peluncuran final.
Di Amerika Serikat, skema distribusi terpisah untuk toko pihak ketiga lewat Google Play telah beroperasi sejak 22 Juli.
