Kabar mengejutkan melanda kalangan gamer dunia, khususnya para penikmat karya-karya BioWare. Pengembang di balik kesuksesan waralaba Mass Effect dan Dragon Age tersebut dilaporkan telah resmi dibubarkan oleh pihak Electronic Arts (EA). Berita mendadak ini langsung memicu gelombang tanggapan emosional dari para penggemar setia di berbagai penjuru dunia maya.
Sorotan Respons Penggemar Usai Kabar Penutupan Studio BioWare Beredar
Hingga tulisan ini dibuat per tanggal 22 Oktober (22/10), banjir respons terus berdatangan dari komunitas pecinta BioWare saat mendengar kabar penghentian operasional studio pujaan mereka. Berbagai ungkapan rasa sedih mendalam, kekecewaan berat, hingga luapan amarah ditujukan langsung kepada langkah manajemen EA yang memutuskan menutup developer legendaris pencipta serial tenar Dragon Age serta Mass Effect.
Selain itu, cukup banyak penggemar yang kini menganggap harapan mereka telah hancur lebur terkait kelanjutan proyek sekuel Mass Effect mendatang. Padahal selama kurun waktu tahun 2025, perwakilan internal BioWare sendiri sempat beberapa kali menegaskan bahwa proses pengerjaan judul terbaru itu memang sedang aktif digarap oleh tim pengembang mereka di balik layar.
Kini, para pecinta setia seri Mass Effect serta Dragon Age sekadar dapat menggantungkan harapan agar hak kekayaan intelektual (IP) kedua waralaba tersebut segera dilepas atau dipindahtangankan ke korporasi maupun studio luar lain, sehingga kelangsungan cerita dan masa depan kedua semesta game tersebut tetap bisa terselamatkan secara berkesinambungan.
Simak sejumlah petikan ungkapan langsung dari kalangan pemain di media sosial menyusul keputusan resmi EA mematikan studio tersebut.
“I was so excited for N7 day, I was so exited for the next Mass Effect game, the mass effect trilogy is one of my favorite games of all time, and now it’s dead forever, I don’t even know what to think or say, everything feels unreal pic.twitter.com/3vbvLF27p7”
“Please god, PLEASE sell your IPs to another company.Don’t let the legacy of Mass Effect and Dragon Age die with these last gory gasps.Sell them to other companies that can continue telling the stories they can… Don’t let EA hold these settings hostage.”
Demikianlah rangkuman kabar mengenai respons para penggemar BioWare pasca pengumuman penutupan studio kesayangan mereka oleh korporasi EA. Lantas, bagaimana tanggapan kalian menyikapi peristiwa mengejutkan ini?
Simak terus deretan artikel menarik Gamebrott lainnya seputar perkembangan BioWare beserta tulisan informatif lain karya Muhammad Faisal. Untuk kerja sama, pertanyaan lebih mendalam, maupun informasi lanjutan, Anda dapat menghubungi redaksi melalui email [email protected].
