Alur kampanye Modern Warfare 4 mengisahkan perseteruan fiktif yang diawali aksi penyerangan Korea Utara ke wilayah Korea Selatan. Meski demikian, sekuens intro dari permainan aksi ini mendadak menuai kecaman luas dari warganet Korea Selatan. Mengapa hal itu bisa terjadi?
Modern Warfare 4 Dikritik Imbas Memakai Arsip Nyata Insiden Itaewon
Salah satu tayangan pembuka dalam mode cerita memantik gelombang protes. Pasalnya, segmen sinematik tersebut memperlihatkan arsip liputan berita asli berdurasi sekitar tiga detik yang merekam tragedi berdarah Itaewon di Seoul pada Oktober 2022 silam.
Tayangan singkat itu memperlihatkan proses evakuasi warga dan penanganan darurat bagi seorang korban yang menerima tindakan CPR. Video tersebut sengaja disisipkan untuk merefleksikan kepanikan masyarakat saat menghadapi invasi dalam narasi Modern Warfare 4.
Penyertaan dokumentasi insiden kelam dunia nyata itu memicu kecaman keras, khususnya dari pihak keluarga korban yang memandang peristiwa memilukan tersebut sangat tidak etis dipakai untuk kebutuhan visual video game.
Pihak keluarga melayangkan protes keras dan mendesak pihak pengembang segera melenyapkan materi visual itu dari permainan. Mereka menegaskan agar developer bertindak cepat demi membuktikan masih adanya empati serta rasa hormat terhadap seluruh korban terdampak.
Merespons gelombang protes yang meluas, Activision merilis pernyataan maaf resmi seraya mengonfirmasi kepada MBC News (diterjemahkan Dexerto) bahwa cuplikan bermasalah tersebut segera ditarik lewat pembaruan game per 12 November mendatang.
“Materi video yang dimaksud akan sepenuhnya dihapus melalui update game pada 12 November. Kami menyampaikan belasungkawa dan permintaan maaf yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan, para korban yang mengalami luka mendalam akibat insiden ini, serta semua pihak yang telah kami buat merasa terpukul.”
Activision menambahkan Modern Warfare 4 merupakan karya fiksi dengan gaya realistis. Kendati mengadopsi materi berita nyata, pihak studio tidak berniat mengungkit luka tragedi Itaewon maupun menyepelekan penderitaan publik.
Bagaimana pandangan kalian menanggapi keputusan ini?
Simak informasi seru seputar Berita Game atau tulisan menarik dari Sofie Diana. Pertanyaan lebih lanjut dapat dikirim via [email protected].
