GIANYAR – Penyelenggaraan Digispace 2026 hadir sebagai langkah nyata guna memacu peningkatan literasi digital, mencetak talenta unggul, dan mengoptimalkan implementasi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) di tengah pesatnya era transformasi digital. Agenda berskala nasional tersebut dipusatkan di SereS Springs Resort, Gianyar, Bali.
Acara yang digagas Perhimpunan Putera Puteri Kebangsaan ini dirancang demi menyajikan pengalaman praktis terkait teknologi kepada publik, memperluas jangkauan pemanfaatan jaringan internet bagi beragam kalangan, sekaligus mendongkrak literasi serta wawasan seputar kecerdasan buatan.
“Program ini juga menjadi salah satu bentuk kontribusi dalam mendukung upaya pemerintah untuk mempercepat pengembangan talenta digital Indonesia,” ungkap Sekretaris Jenderal Perhimpunan Putera Puteri Kebangsaan, Muhammad Risal, Sabtu (7/11/2026).
“Keterlibatan berbagai kelompok masyarakat diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi dan mengakselerasi peningkatan literasi serta pemanfaatan teknologi AI secara produktif di berbagai lapisan masyarakat,” paparnya menambahkan.
Perhelatan Digispace 2026 berfokus mematangkan pemahaman sekaligus kecakapan publik dalam merespons laju teknologi modern, terutama mengenali, mematangkan kemampuan, hingga menerapkan sistem kecerdasan artifisial secara fungsional serta penuh tanggung jawab.
Bukan sekadar menyuguhkan ruang dialog dan pertukaran perspektif keilmuan, Digispace 2026 turut menyajikan pengalaman interaktif lewat AI Experience. Melalui agenda khusus ini, setiap peserta memperoleh kesempatan mengamati sekaligus mempraktikkan langsung ragam pemanfaatan sistem kecerdasan artifisial terkini.
Aktivitas interaktif ini diharapkan sanggup memberikan pemahaman komprehensif mengenai peranan AI sebagai instrumen pendukung lahirnya ide kreatif, memproduksi konten digital, hingga merumuskan solusi terobosan inovatif di beragam sektor industri.
Demi mewadahi daya cipta sekaligus keterlibatan masyarakat luas, Digispace 2026 turut mengadakan Lomba Pembuatan Film Pendek (Short Movie) tingkat nasional. Ajang kompetisi ini memfasilitasi kalangan muda dan masyarakat umum guna mengekspresikan gagasan, imajinasi kreatif, serta pandangan futuristik tentang masa depan Indonesia berbasis kreasi digital visual.
Lewat penggabungan aktivitas edukatif, forum diskusi, praktik teknologi kecerdasan artifisial, hingga kompetisi karya kreatif, gelaran Digispace 2026 diharapkan bertransformasi menjadi wadah kolaborasi dan penimbaan ilmu bagi kaum muda maupun masyarakat luas guna menyongsong era transformasi digital.
Inisiatif ini pun mempertegas komitmen berkelanjutan dalam melahirkan bibit-bibit talenta digital yang lincah beradaptasi, berdaya cipta, dan visioner. Berkat ketersediaan akses terhadap wawasan dan pengalaman teknologi terdepan, masyarakat diproyeksikan mampu berpartisipasi aktif mengoptimalkan potensi ekonomi digital demi kemajuan bangsa.
Di antara rangkaian utama Digispace 2026 berlangsung pula sesi gelar wicara interaktif bersama para pakar transformasi digital, di antaranya I Gusti Ngurah Widya Hadi Saputra selaku Kepala Program Studi Manajemen Universitas Pendidikan Nasional serta Founder Kolivo AI Kadek Agus Yusida.
(Rahman Asmardika)
