Setelah aktif beroperasi selama lebih dari tiga tahun, permainan bertema kemping santai dengan sistem gacha yang diadaptasi dari karya manga Afro, Laid-Back Camp All-in-One!!, baru-baru ini dikabarkan segera menyudahi masa operasionalnya atau End of Service (EoS).
Kendati demikian, proyek ini tidak sepenuhnya dihentikan sebagaimana kasus penutupan game mobile gacha pada umumnya. Enish selaku pihak pengembang mengonfirmasi bahwa karya tersebut bakal dirilis kembali melalui perombakan besar-besaran, serta mengusung nama anyar Laid-Back Camp All-in-One!! Chill Time.
Pembaruan terbesarnya terletak pada pergeseran fokus, di mana sistem manajemen tidak lagi menjadi gameplay utama, melainkan beralih konsep menjadi companion app yang dirancang menemani aktivitas harian penggunanya. Fitur menata pernak-pernik perkemahan serta mengganti busana para tokoh tetap dipertahankan bagi pemain.
Versi orisinal Laid-Back Camp All-in-One!! dijadwalkan menutup layanannya pada 21 Oktober mendatang, lalu edisi terbarunya, Laid-Back Camp All-in-One!! Chill Time, langsung mengudara tanggal 22 Oktober. Para pengguna perangkat Android serta iOS cukup memperbarui aplikasi agar otomatis beralih menuju sistem baru.
Menyambut momen penutupan yang tersisa sebulan ke depan, developer menyediakan fasilitas penarikan gacha gratis sebanyak 10 kali setiap hari sampai batas 21 Oktober. Penjualan mata uang dalam game atau Yuru Coins sudah resmi disetop mulai 18 September kemarin, dan kebijakan pengembalian dana (refund) bakal diinformasikan kemudian hari.
Format baru ini nantinya tetap berstatus free-to-play dengan kehadiran transaksi mikro di dalamnya. Walau begitu, belum ada kepastian perihal sistem gacha dipertahankan atau diubah menjadi pembelian langsung terhadap barang yang dituju. Seluruh koleksi perlengkapan yang berhasil dihimpun pemain dipastikan terbawa menuju edisi teranyar.
Rilis Menuju Platform PC Melalui Steam
Kabar menarik berikutnya, Laid-Back Camp All-in-One!! Chill Time juga dipastikan meluncur untuk perangkat PC lewat etalase Steam, berbarengan dengan jadwal peluncuran perbaruan di platform gawai pintar.
Faktor pembedanya berada pada skema berbayar sekali beli di awal tanpa adanya mikrotransaksi maupun sistem gacha. Seluruh perlengkapan kemping hingga opsi pakaian tokoh diperkirakan bisa segera dipakai secara bebas oleh pemain.
Meski begitu, perilisan perdana pada Steam akan berjalan dalam skema Early Access terlebih dahulu. Developer berniat menyuntikkan berbagai penyempurnaan fitur tambahan seturut dengan masukan dari komunitas pemain.
Bagaimana tanggapan Anda terkait perombakan konsep ini? Tuliskan ulasan Anda pada ruang komentar di bawah.
Simak terus rangkuman berita dan sajian artikel menarik lain garapan Andy Julianto. Segala kebutuhan informasi maupun korespondensi lain dapat dikirimkan menuju [email protected].
