Karya terbaru Insomniac Games, Marvel’s Wolverine, resmi meluncur di konsol PlayStation 5. Kendati menjadi judul yang amat dinantikan, reaksi publik terbilang beragam, mulai dari minimnya dampak kegagalan gameplay sampai penulisan dialog yang dianggap melenceng dari karakter komik aslinya.
Baru-baru ini, Marvel’s Wolverine sempat dituding memanfaatkan Generative AI pada aset visualnya hingga memicu perdebatan luas. Merespons rumor panas tersebut, perwakilan Insomniac akhirnya angkat bicara demi meluruskan kabar miring ini.
Tanggapan Insomniac Soal Isu Gen AI di Marvel’s Wolverine
Kabar burung ini berawal dari unggahan akun X/Twitter @ShitpostRock. Ia memperlihatkan tangkapan layar plang toilet dalam game yang tampak aneh, dengan gambar lambang pria yang terlihat berantakan serta tidak simetris.
Pengunggah lantas mempertanyakan apakah Insomniac menerapkan kecerdasan buatan dalam proyek berbiaya 300 juta dolar AS tersebut. Kendati demikian, pemilik akun menegaskan cuitannya bukan bermaksud melayangkan tuduhan langsung kepada pihak studio.
Postingan itu lekas viral hingga menarik perhatian James Stevenson, selaku Community Director Insomniac. Lewat responsnya, ia secara tegas memastikan proyek Marvel’s Wolverine sama sekali tidak mengadopsi Generative AI.
James memaparkan keganjilan visual tersebut murni disebabkan kendala teknis berupa bug UV Map yang akan segera diperbaiki lewat patch. Istilah UV Map sendiri mengacu pada teknik pemetaan tekstur model 3D memakai sumbu koordinat U (horizontal) dan V (vertikal).
Meski sebagian warganet sempat meragukannya, pengembang game Kingmakers, Ian Fisch, turut bersuara. Menurut pandangannya, anomali visual tersebut memang murni kesalahan UV dan bukan bentuk kejanggalan yang lazim diciptakan oleh sistem AI.
Klaim bug kian terbukti karena tekstur dalam postingan ShitpostRock memuat dua tampilan berlainan, menegaskan bahwa cacat gambar tersebut murni kekeliruan pemetaan UV Map.
Simak terus ulasan menarik Gamebrott seputar Berita serta tulisan lain dari Javier Ferdano. Untuk pertanyaan maupun keperluan informasi lebih lanjut, silakan hubungi [email protected].
