Sebagai seri pemungkas dari proyek trilogi remake FFVII, Final Fantasy VII Revelation dijadwalkan meluncur pada 8 April 2027 serta dipastikan hadir dalam bentuk fisik, kendati piringan hitamnya tidak memuat keseluruhan data game. Langkah kompromi ini bukan tanpa alasan, sebab Naoki Hamaguchi yang menjabat sebagai Director mengaku mesti mengerahkan daya upaya ekstra agar edisi rilisan fisik ini tidak ditiadakan. Bagaimanakah perjuangan sang sutradara tersebut?
Langkah Sutradara Final Fantasy VII Revelation Mempertahankan Distribusi Salinan Fisik
Saat berbicara dalam sesi wawancara bersama Radio Times, Naoki Hamaguchi mengungkapkan dirinya sengaja memanfaatkan kewenangannya guna melayangkan argumen yang solid demi mempertahankan format fisik, didorong kesadaran bahwa basis penggemar setia masih sangat mendambakan kehadiran game berwujud nyata.
Dirinya menaruh empati terhadap prinsip komunitas gamer mengenai slogan “no disc, no purchase” sekaligus menginsafi bahwa isu tersebut semakin krusial mengingat arus pergeseran industri hiburan interaktif masa kini kian masif mengarah ke sistem serba digital.
Lebih lanjut, Hamaguchi membeberkan bahwa rilisan fisik Final Fantasy VII Revelation ini nantinya berperan sebagai semacam “key disc” yang sekadar menyimpan prolog atau babak awal permainan. Selebihnya, para pengguna diharuskan mengunduh sisa paket berkas secara daring melalui koneksi internet supaya sanggup merasakan petualangan Revelation secara lengkap.
Ia menggarisbawahi langkah teknis ini diambil agar visi proyek tidak terkikis, lantaran memaksakan seluruh data raksasa ke dalam satu kepingan cakram berpotensi besar mengekang kebebasan daya cipta regu developer.
Walaupun ruang lingkup jabatannya sebatas mengurusi ranah konten kreatif bukan menentukan kebijakan pemasaran, Hamaguchi memaparkan bahwa dirinya tetap gigih bernegosiasi pada tingkat internal Square Enix dan pihak first-party agar varian fisik ini tetap lolos.
Dirinya mengakui rasa kecewa yang mungkin hinggap pada para kolektor yang menuntut disc mandiri seutuhnya, namun ia memastikan usahanya sudah maksimal di tengah situasi pasar yang terus menggiring konsumen menuju era digital.
Potensi Menjadi Mahakarya Terakhir yang Hadir dalam Kepingan Disc
Hamaguchi sendiri tergolong kolektor rilisan fisik tulen, di mana hingga saat ini ia masih gemar memborong media fisik dari judul-judul yang memikat hatinya. Di lain sisi, ia bersikap realistis serta memperkirakan bahwa konsep game fisik masa depan bakal bergeser drastis, berwujud kemasan kotak yang hanya menyimpan selembar voucher kode digital untuk ditebus.
Pernyataan Hamaguchi ini kian terbukti menyusul maklumat Sony perihal rencana penghentian jalur produksi cakram optik PlayStation per Januari 2028. Oleh sebab itu, Final Fantasy VII Revelation berpeluang menjadi salah satu judul skala masif terakhir yang tetap membawa kepingan fisik, sebelum industri game sepenuhnya beralih total ke ekosistem digital murni.
Simak terus ulasan atraktif Gamebrott lainnya seputar Final Fantasy VII Revelation atau rangkaian karya dari Arif Gunawan. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].
