Sebelumnya dilaporkan bahwa peluncur aplikasi Epic Games dinyatakan sanggup beroperasi 46% jauh lebih kencang dibanding Steam. Pembaruan peranti lunak ini kabarnya digarap lewat metode vibe coding, yakni pengerjaan baris kode pemrograman yang seluruhnya dibantu oleh kecerdasan buatan atau AI.
Pengumuman tersebut tak butuh waktu lama untuk memancing perhatian luas. Komunitas pemain game di berbagai penjuru jagat maya langsung menyindir klaim tersebut secara beramai-ramai. Bagaimanakah respons yang dilontarkan para penikmat game?
Klaim Kecepatan Peluncur Epic Dibanding Steam Menuai Reaksi Keras Gamer
Pernyataan dari Epic Games mengenai performa aplikasinya memicu tanggapan beraneka ragam dari komunitas. Banyak netizen mengalirkan cibiran tajam terhadap sikap pihak pengembang yang tampak begitu membanggakan integrasi AI dalam perancangan sistem mereka.
Banyak kalangan pemain juga bersikap acuh tak acuh menanggapi perbaikan tersebut, sembari menegaskan bahwa layanan Steam masih menyajikan kualitas yang jauh lebih memuaskan secara menyeluruh.
Ketika laporan ini disusun (15/10), warganet mendapati versi tinjauan awal peluncur Epic justru dihinggapi sejumlah kutu sistem atau bug yang menurunkan kenyamanan. Muncul keluhan visual berbayang atau ghosting saat jendela aplikasi digeser pada mode Windowed.
Sejumlah tanggapan warganet serta komplain mengenai kendala teknis aplikasi Epic dapat dilihat dalam rangkaian kutipan berikut ini.
Cracking job lads off to a great start loving the ai work https://t.co/Hiu14KogCS pic.twitter.com/RtJDEQu3o3
Steam could take like 4 hours to load and I’d still use it over epic games lmao
You think the reason people use steam over epic is the launch speed? Who is advising you?
“We vibe coded” are you seriously incapable of embarrassment? I’m not leaving Steam for this trash
“ we vibe coded” pic.twitter.com/LZ19hPESwp
Publicly announcing how shitty you are, nice
Does nothing, still wins pic.twitter.com/6geaV69ZLT
Demikian ringkasan mengenai kabar aplikasi Epic Games yang disebut melampaui kepesatan Steam namun berujung jadi sasaran olok-olok warganet. Bagaimana pendapat pribadi kalian mengenai pernyataan yang diusung oleh Epic tersebut?
Simak pula kumpulan ulasan memikat Gamebrott lainnya seputar Epic serta tulisan menarik dari Muhammad Faisal. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].
